Langsung ke konten utama

Puisi 3

Aku Mengenalnya

Waktu terus bergulir tak mengenal lelah
Takdir sedang memilih peran utama untuk alur ceritanya
Cerita apakah yang akan ia bawa kali ini?
Pahit? Ataukah manis?

Takdir memilihku,
Takdir mempertemukanku dengannya
Cerita apa yang akan ku lalui dengannya?
Pahit? Ataukah manis?

Dia,
Sosok laki-laki yang takdir kirimkan untukku
Aku belum lama mengenalnya
Tapi dia telah memikat hatiku
Entah perasaan apa yang ada dalam hatiku saat ini

Kini,aku mulai mengenalnya
Aku mulai memahaminya
Dan aku mulai mengerti,
Apa yang aku rasakan kepadanya

Air mata ini tak sengaja menetes,
Saat aku melihatnya merasakan sakit
Bibir ini tak berhenti berdo'a
Memanjatkan do'a untuknya
Dan hati ini terasa sakit
Saat jarak mulai memisahkanku dengannya,

Entah apa yang dia rasakan saat ini kepadaku
Ini hanyalah sepenggal goresan hatiku,
Goresan yang mengungkapkan bahwa,
Aku menyayanginya







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dia

Dia Aku menemukan hal baru dalam hidupku. Suatu hal yang membuatku nyaman di tanah perantauan. Aku belum lama mengenalnya, tapi dia dengan cepat menyita perhatianku.  Dia bukan orang yang sempurna. Tapi ketidaksempurnaannya membuatku paham, bahwa memang tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Banyak sekali orang berlalu lalang di hadapanku, tapi kenapa harus dia? Aku menganggap ini semua takdir. Ya, takdir yang mempertemukanku dengannya. Sampai saat ini, aku belum paham apa yang sebenarnya aku rasakan. Aku ingin lebih lama dengannya. Ingin menjalani hari-hari yang melelahkan ini dengannya.  Ya, dia salah satu penyemangatku di tanah asing ini. Aku merasa nyaman di dekatnya. Aku ingin duduk berdua dengannya di tempat yang indah dan menceritakan segalanya kepadanya. Indah bukan?  Dia selalu berkata,aku terlalu baik untuknya. Tapi,aku ingin mengatakan bahwa aku baik karna dia. Aku berusaha menjadi terbaik untuknya. Hanya ingin dia tahu, bahwa aku sedang meman...

Quarter Life Crisis - HNA

                                                                 Quarter Life Crisis      Quarter life crisis adalah periode yang dialami oleh seseorang dengan rentang usia 20-30 tahunan. Seseorang yang sedang mengalami masa ini akan merasa khawatir, bingung, dan memertanyakan kehidupannya selama ini. Sudah melakukan apa saja selama 25 tahun hidup? Sudah meraih apa saja selama hidup? Kok pencapaian teman-temanku lebih baik dari aku ya? Dst.      Setiap orang pasti memiliki rasa dan cara yang berbeda untuk menghadapi quater life crisis . Di sini, aku ingin berbagi pengalamanku saat periode ini menghampiriku. Apa saja yang aku rasakan dan bagaimana aku mengatasinya.      Saat ini, usiaku sudah menginjak 25 tahun. Aku mulai mempertanyakan apa yang sudah ...

Hijrahku - Part 2

Hijrahku Sampai detik ini rasanya masih seperti mimpi, akhirnya aku bisa mengambil langkah yang lebih baik untuk kehidupanku, ya walaupun ada saja godaannya. Setelah pulang umroh, godaan itu makin terasa.. Aku yang biasanya selalu memakai celana harus mulai melatih diriku untuk memakai rok atau gamis. Dan saat itu untuk bertemu dengan teman-temanku, aduuh rasanya campur aduk dan gak pede banget.. Perasaanku saat itu, aku takut dihujani pertanyaan karna penampilanku berubah. Tapi ternyata aku salah, seolah sudah mengerti dan menghargai keputusanku saat itu, teman-temanku bahkan keluargaku tidak ada yang merespon negatif atau menghujaniku dengan pertanyaan. Alhamdulillah.. Satu per satu Allah seolah menunjukkan kepadaku, mana yang baik dan mana yang kurang baik.. Pertama, Allah menyadarkanku bagaimana seharusnya seorang muslimah menggunakan pakaian. Walaupun sampai detik ini aku belum sepenuhnya patuh, tapi aku selalu mencoba untuk lebih baik lagi. Bismillah.. ...